kalau menurut saya sih (cuma rada berbau tebak2an) kalau untuk kasus morse dan satriani, faktanya mereka memang gitaris yang sulit dicari tandingannya bukan cuma di amerika, bahkan juga dunia. kalau bolin waduh nggak tahu yah.. soalnya jadi ingat live dp di jepang (lastconcert in japan), kalau gak ada jon lord nggak kebayang deh nasib pertunjukan live itu.
kalau masalah kemungkinan persaingan pasar amerika dan non amerika,mungkin kalau untuk rock masa itu saya kira sudah lewat,.. dulu itu kan sempat seru antara grup amerika dan inggris ingat lagu grandfunk "we're american band" ,.. atau kansas "song for america" sangat kental semangat keamerikaan-nya.
dilain pihak export inggris belasan tahun lalu terutama lewat led zeppelin, cream dan deep purple juga sempat dibalas amerika dengan sang maestro gitar "jimi hendrix". kalau belasan tahun yang lalu dari perang amerika vs inggris berubah menjadi band los angeles vs band new york. kalau sekarang sih mungkin lebih banyak pertimbangan teknis dan pasar. yah mungkin ini yang namanya dampak globalisasi.
Tuesday, July 25, 2006
Pelecehan dalam selera musik
pelecehan ini sebenarnya masalah budaya kok nih coba perhatikan,dalam komunitas musik , penggemar klasik melecehkan rock,penggemar rock melecehkan pop, penggemar pop melecehkan jazz,sebaliknya dalam komunitas progressive, penggemar progressive rock melecehkan penggemar rock, penggemar progressive rock 70-an melecehkan penggemar progressive 90'an, sebaliknya lagi, dalam komunitas progressive rock 90'an penggemar dream theater melecehkan shadow gallery, dan dalam komunitas penggemar dream theater,penggemar album dream theater "scene from a memory" melecehkanpenggemar "a change of season",..dst..
so yang ada akhirnya individu individu yang cenderung merasa seleranya "paling lain dari yang lain", "eksklusip" dll jadi balik lagi ke diri sendiri, apa sih yang kita cari.. jadi kalau menurut saya sih nikmatin aja, gak usah peduli kata orang lain mau grp, jazz snob..gak masalah kok...yang penting just "open mind" (seperti kata jean luc ponty) wong eddie van halen saja ngaku sebagai penggemar allan holdsworth kok (nah lo !).. dan dream theater ngaku penggemar metallica, john petrucci ngaku sebagai penggemar steve morse, yngwie ngaku penggemar kansas.. dst salam (saya juga suka kok spyro.., chick corea "eye of beholder" dan produksi grp lainnya..)
so yang ada akhirnya individu individu yang cenderung merasa seleranya "paling lain dari yang lain", "eksklusip" dll jadi balik lagi ke diri sendiri, apa sih yang kita cari.. jadi kalau menurut saya sih nikmatin aja, gak usah peduli kata orang lain mau grp, jazz snob..gak masalah kok...yang penting just "open mind" (seperti kata jean luc ponty) wong eddie van halen saja ngaku sebagai penggemar allan holdsworth kok (nah lo !).. dan dream theater ngaku penggemar metallica, john petrucci ngaku sebagai penggemar steve morse, yngwie ngaku penggemar kansas.. dst salam (saya juga suka kok spyro.., chick corea "eye of beholder" dan produksi grp lainnya..)
Labels:
musik
Eppo Magazine
ada yang ingat agen 327 ?,..he,he.. maklum ini cerita tentang 20 tahunyang lalu.. saya jadi ingat yang episode disekitar "stonehenge" itu kumpulan situs batu peninggalan nenek moyangnya robert plant dan disusun susun dengan bentuk yang kesannya purba banget..apalagi kalau kena sinar bulan.. bayang2 nya membentuk pola geometris yang misterius.. gambarnya luar biasa detil.. terutama kalau menggambar "street situation" ataupun mobil..
yang berikutnya, roel dijkstra, cerita pemain bola .... yang menarik tentang episode pertama dimana dia ketemu "master of martial arts" yang keturunan cina. dalam cerita diungkap kemampuan otak manusia yang dapat merekan semua kejadian dalam bentuk visual, bau, audio tp punya masalah dalam mengeluarkan kemampuan tsb.
lalu johnny goodbye, detektif th. 30-an, musuh2-nya spt al capone, ma baker nah cerita ttg si goodbye ini yang menarik waktu lawan ma baker (yang lagunya sempat dinyanyiin boney m kalau gak salah..), saat ma baker meninggalkan rumah masa kecilnya ada sosok dikegelapan dengan latar belakang rumah terbakar.. teksnya kira2 berbunyi begini.. dan dia meninggalkan rumah tersebut dengan salam perpisahan yang hangat bahkan panas.., he he
de arcy ? yang ini justru saya nggak begitu ingat,.. apa ini ada hubungannya dengan manusia berbulu yang keterlibatannya dalam revolusi perancis agak misterius.. dan yang nyaris seluruh gambarnya gelap gulita (jadi ingat gambarnya "vincent van gogh" yang dikenal sebagai master seni lukis of "kegelapan")
kalau trigan dan storm, sebenarnya artisnya sama (don lawrence) ..tapi menurut saya imajinasi artis lebih tersalur pada storm, yang kalau di trigan sebenarnya setting wardrobenya mirip "ancient greek" tapi dalam beberapa episode digabung dengan pesawatnya "wright brothers" (ingat roffel aircraft ?)..kesannyarada kehabisan ide..
salam
yang berikutnya, roel dijkstra, cerita pemain bola .... yang menarik tentang episode pertama dimana dia ketemu "master of martial arts" yang keturunan cina. dalam cerita diungkap kemampuan otak manusia yang dapat merekan semua kejadian dalam bentuk visual, bau, audio tp punya masalah dalam mengeluarkan kemampuan tsb.
lalu johnny goodbye, detektif th. 30-an, musuh2-nya spt al capone, ma baker nah cerita ttg si goodbye ini yang menarik waktu lawan ma baker (yang lagunya sempat dinyanyiin boney m kalau gak salah..), saat ma baker meninggalkan rumah masa kecilnya ada sosok dikegelapan dengan latar belakang rumah terbakar.. teksnya kira2 berbunyi begini.. dan dia meninggalkan rumah tersebut dengan salam perpisahan yang hangat bahkan panas.., he he
de arcy ? yang ini justru saya nggak begitu ingat,.. apa ini ada hubungannya dengan manusia berbulu yang keterlibatannya dalam revolusi perancis agak misterius.. dan yang nyaris seluruh gambarnya gelap gulita (jadi ingat gambarnya "vincent van gogh" yang dikenal sebagai master seni lukis of "kegelapan")
kalau trigan dan storm, sebenarnya artisnya sama (don lawrence) ..tapi menurut saya imajinasi artis lebih tersalur pada storm, yang kalau di trigan sebenarnya setting wardrobenya mirip "ancient greek" tapi dalam beberapa episode digabung dengan pesawatnya "wright brothers" (ingat roffel aircraft ?)..kesannyarada kehabisan ide..
salam
Labels:
komik
System of a Down
sekedar nambahanin, nada ke"arab2"an dari grup ini memang dipengaruhi dari ras armenia mereka ditambah pengaruh bahwa mereka adalah warga amerika keturunan yang dengan sendirinya menambah kaya musik nu-metal mereka. nama personilnya saja sangat berbau armenia, perhatiin daron malakian (gitar), shavo odadjian (bas) , serj tankian (vokal) dan john dolmayan (drum).
musiknya sendiri merupakan gabungan antara trash metal 80 an dan rock alternatif 90 an. album mereka sementara ini (s/d tulisan ini direvisi) baru lima yaitu system of a down (1998), toxicity (2001), steal this album (2002), hypnotized (2005) dan mesmerized (2005) dan kedua album pertama ini mendapat predikat sangat bagus dari "rock-society". sedangkan dua album terakhir agak berbau "progressive", hal ini membuktikan diluar amerika dan inggris sebenarnya banyak sekali bakat2 tersembunyi. tapi ironisnya mereka umumnya baru bisa terkenal (dan mau dilirik orang) kalau memulainya di kedua negara tersebut.
musiknya sendiri merupakan gabungan antara trash metal 80 an dan rock alternatif 90 an. album mereka sementara ini (s/d tulisan ini direvisi) baru lima yaitu system of a down (1998), toxicity (2001), steal this album (2002), hypnotized (2005) dan mesmerized (2005) dan kedua album pertama ini mendapat predikat sangat bagus dari "rock-society". sedangkan dua album terakhir agak berbau "progressive", hal ini membuktikan diluar amerika dan inggris sebenarnya banyak sekali bakat2 tersembunyi. tapi ironisnya mereka umumnya baru bisa terkenal (dan mau dilirik orang) kalau memulainya di kedua negara tersebut.
Labels:
musik
Mark Farner Vs Ted Nugent
ngobrol2 tentang mark farner "grenpang reilrod" saya jadi ingat ted nugent nih,.. bukan apa2 soalnya tampilan fisik kedua mahluk ini benar2 kembar identik (satu sel telur), apalagi kalau dalam live...rambut sama2 gondrong gimbal, buka baju, pegang gitar gede dan badannya sama2 kekar (lebih cocok untuk "ultimate fighting championship" kelas ringan). sayangnya si ted ini walau gitarnya garang, tapi lagunya gak ada yang benar benar top.. semuanya serba tanggung, mungkin album yang menarik bagi saya cuma "penetrator",..dan kayaknya album beliau ini sulit buanget dicari, yang terakhir tahun 1996 kompilasi bersama amboy dukes..album lainnya biasa saja seperti tooth, fang and claw...
ted nugent pernah main bareng yankees (yang memang bener2 "damn" itu he,he..) dan kalau dia main sama yang bikin lagunya cukup bagus yah hasilnya sih lumayan.. yang parah itu kalau dia sendiri yangbikin lagunya.. damn yankees itu bikin dua album damn yankees 1990 don't tread 1992 album pertamanya sukses yah mungkin juga karena didukung personil styx dan night rangers, tapi album keduanya gak begitu sukses, setelah itu mereka balik lagi ke grup awal yang pernah membesarkan mereka,..salam
ted nugent pernah main bareng yankees (yang memang bener2 "damn" itu he,he..) dan kalau dia main sama yang bikin lagunya cukup bagus yah hasilnya sih lumayan.. yang parah itu kalau dia sendiri yangbikin lagunya.. damn yankees itu bikin dua album damn yankees 1990 don't tread 1992 album pertamanya sukses yah mungkin juga karena didukung personil styx dan night rangers, tapi album keduanya gak begitu sukses, setelah itu mereka balik lagi ke grup awal yang pernah membesarkan mereka,..salam
Labels:
musik
Menghargai Pemusik
memang sih sulit2 gampang, tapi meski demikian tetap ada jalan bagi seorangpenggemar musik untuk menghargai "artist"-nya. menurut saya ada tiga alternatif yang bisa ditempuh.
1. bagi yang mampu silahkan beli yang asli-nya, kalau perlu lebih dari satu agar kalau yang satu rusak masih ada pengganti-nya.
2. ada solusi murah kok, tapi gak berlaku untuk semua album, jika kita juga mencoba menghargai "artist"-nya silahkan beli kaset legal-nya dan dengerin mp3/cda bajakan-nya :-). karena mesti-nya legalitas tsb dinilai dari "musik"-nya dan bukan media-nya, so beli media termurah tp dengerin bajakan dengan kualitas tertinggi.
3. bagi yang benar2 gak mampu, gak ada jalan lain kecuali koleksi dan dengar bajakan-nya, dengan catatan jangan ikut2an produksi bajakan-nya. karena jangankan beli, untuk makan sehari-hari pun mesti berhemat meski keinginan untuk menikmati musik tetap besar. saya rasa yang tipe begini juga gak bisa disalahkan, masak sih menikmati musik hanya bagi yang "mampu" (secara finansil) saja ? kalau pada kelompok ini meski seandainya pembajakan sudah tidak ada, saya yakin mereka tetap gak akan beli yang legal, karena memang anggaran-nya gak memungkinkan. kelompok ini juga dapat tetap memberikan kontribusi pada pemusik idolanya dengan mem"provokasi" lingkungan di sekitar-nya agar pemusik idola menjadi semakin terkenal, sykur2 kalau di promosikan ke member komunitas nomor 1 diatas, sehingga mereka tertarik untuk beli yang asli.
dengan ketiga alternatif tadi mudah2an dapur-nya pemusik tetap ngebul, dan mereka makin bersemangat berkarya tanpa kuatir dengan kehidupan finansil mereka. sedangkan saran buat produsen coba buatlah edisi mahasiswa, kalau perlu dengan cd (baca media) yang kualitas-nya lebih murah, tanpa cover dll yang bisa menekan harga, persis seperti kita jaman mahasiswa dulu sering beli "text book" yang edisi asia dengan kertas lebih tipis, tanpa hard cover dll.
sekedar catatan, sedapat mungkin karya bangsa sendiri jangan sampai dibajak, toh harganya juga jauh lebih murah dari karya musisi asing.
Salam
1. bagi yang mampu silahkan beli yang asli-nya, kalau perlu lebih dari satu agar kalau yang satu rusak masih ada pengganti-nya.
2. ada solusi murah kok, tapi gak berlaku untuk semua album, jika kita juga mencoba menghargai "artist"-nya silahkan beli kaset legal-nya dan dengerin mp3/cda bajakan-nya :-). karena mesti-nya legalitas tsb dinilai dari "musik"-nya dan bukan media-nya, so beli media termurah tp dengerin bajakan dengan kualitas tertinggi.
3. bagi yang benar2 gak mampu, gak ada jalan lain kecuali koleksi dan dengar bajakan-nya, dengan catatan jangan ikut2an produksi bajakan-nya. karena jangankan beli, untuk makan sehari-hari pun mesti berhemat meski keinginan untuk menikmati musik tetap besar. saya rasa yang tipe begini juga gak bisa disalahkan, masak sih menikmati musik hanya bagi yang "mampu" (secara finansil) saja ? kalau pada kelompok ini meski seandainya pembajakan sudah tidak ada, saya yakin mereka tetap gak akan beli yang legal, karena memang anggaran-nya gak memungkinkan. kelompok ini juga dapat tetap memberikan kontribusi pada pemusik idolanya dengan mem"provokasi" lingkungan di sekitar-nya agar pemusik idola menjadi semakin terkenal, sykur2 kalau di promosikan ke member komunitas nomor 1 diatas, sehingga mereka tertarik untuk beli yang asli.
dengan ketiga alternatif tadi mudah2an dapur-nya pemusik tetap ngebul, dan mereka makin bersemangat berkarya tanpa kuatir dengan kehidupan finansil mereka. sedangkan saran buat produsen coba buatlah edisi mahasiswa, kalau perlu dengan cd (baca media) yang kualitas-nya lebih murah, tanpa cover dll yang bisa menekan harga, persis seperti kita jaman mahasiswa dulu sering beli "text book" yang edisi asia dengan kertas lebih tipis, tanpa hard cover dll.
sekedar catatan, sedapat mungkin karya bangsa sendiri jangan sampai dibajak, toh harganya juga jauh lebih murah dari karya musisi asing.
Salam
Labels:
musik
Victor Wooten + Steve Bailey
kalau di jazz ada yang namanya victor wooten dan steve bailey, dua-duanya pemain bass dan main dalam satu grup, tapi fungsinya bergantian kalau yang satu jaga rythm yang lain jadi melodi demikian juga sebaliknya. dan permainan mereka ini skill-nya jauh diatas rata2. saya pernah lihat video live mereka bawain lagu chick corea.. wah tuob banget..!!
Labels:
musik
Fanatisme Musik
saya sendiri dulu fanatik banget ama jenis musik tertentu saja, setelah nikah, karena istri gak begitu suka jazz, metal, rock ato progressive saya juga mulai mencoba dengerin misalnya kla, reza, bahkan bryan adams sekalipun, sebenarnya kalau kita menghilangkan prasangka ternyata musik2 kayak begitu tidak lagi jadi masalah., yah nikmat2 ajah walau penjiwaannya beda dengan kalau lagu "claro". yang jelas saya nggak bisa "trance" tapi juga tidak terganggu.
kalau lagi bepergian sekeluarga, saya juga jadi belajar menikmati musik kesukaan anak perempuan (beegees + the coors + sherina), anak lelaki saya (toto) dan istri (bryan adams), so saya rasa pada titik tertentu, karena musik memang universal yah oke2 saja, meski tidak berarti saya bukan "claro" sejati. saya rasa, saya tidak sendirian, selain saya, mungkin ada juga juga yang satu tipe juga tuh... .
meski demikian satu masa memang saya pernah hanya suka genesis era pc, atau marillion era fish.., dream theater era kevin moore (karena derek sherinian di album awal mainnya belum ngeh..), deep purple era ian gillan dll.
kalau lagi bepergian sekeluarga, saya juga jadi belajar menikmati musik kesukaan anak perempuan (beegees + the coors + sherina), anak lelaki saya (toto) dan istri (bryan adams), so saya rasa pada titik tertentu, karena musik memang universal yah oke2 saja, meski tidak berarti saya bukan "claro" sejati. saya rasa, saya tidak sendirian, selain saya, mungkin ada juga juga yang satu tipe juga tuh... .
meski demikian satu masa memang saya pernah hanya suka genesis era pc, atau marillion era fish.., dream theater era kevin moore (karena derek sherinian di album awal mainnya belum ngeh..), deep purple era ian gillan dll.
Labels:
musik
Review Ttg "Nerv"
review tentang nerv (salah satu band prog indonesia) setelah eksplorasi seminggu..
gitar = ekspresif/variatif memilih sound
keyboard = permainan ok
drum = diatas rata-rata
biola = improv umum, pemilihan nada ok
bass = skill biasa tapi pemilihan dana bagus..
kendang, kecapi dll = ok dan unik
secara umum grup ini sangat kreatif, kompak, musiknya beragam dan kaya, pergantian beat ala progressif sangat mulus (relatif full sinkop),komposisi-nya matang dan pemilihan sound setiap lagu (khususnya gitar)layak dapat ancungan jempol. bagi yang suka vanessa mae, mahavishnu orchestra plus gaya ngerocknya si violin maut "robbie steinhard"(kansas) dijamin bakal suka. prediksi gue, album ini akan mampu menembus pasar internasional dengan sukses (semoga), akhir kata rekomendasi gue : sangat layak dimiliki.., thanks buat kiki caloh dan teman2 ips, andasemua membuat gue bangga sebagai bangsa indonesia..
track 1 : ragam (****) 9:12
didahului oleh jeritan seruling, dan akhirnya raungan ritem, musiknya meliuk liuk dan serasa menarik narik dan dinamis. secara umum mengingatkan gue akan "mo" dibantu vanessa mae.
track 2 : pasir (*****) 6:15
didahului suara ombak dan kendang yang diikutin rintihan gitar yangmenghanyutkan dan akhirnya biola, yang semakin lama semakin intens dancepat. track ini juga masih seperti vanessa mae diiring gitar distorsi yang menderap-derap. ditengah lagu diiringi jeritan jeritan, btw lagu ini memang di-inspirasi tsunami di aceh. dan diakhiri dengan ritem ala kansas.
track 3 : 1965 (***) 11:48
diawali dengan gaya musik keroncong, dan dilanjutkan dengan solo violin yang panjang dan spacey sound dibagian tengah lagu ala pink floyd dan suara distorsi gitar ala kereta api. keseluruhan mirip dengan mendengar sound track.., ditengah lagu ada pembacaan puisi dengan lantang.., tapi gak begitu jelas ngomong apa..selain kami ingin bebas dan semacamnya..
track 4 : siapa aku (****) 6:36
ini track yang paling jazzy dari seluruh track
track 5 : karuhun (***) 12:15
track magis ala sunda lengkap dengan pembacaan mantra dan batuk2, he he bener juga kata om krishna, khusus track yang ini masuk prog-sesat..,makin ketengah makin kenceng dan cepat beat-nya..
track 6 : sekelumit problem (**) 6:04
sebenarnya ini track bagus, btw gue pribadi kurang suka dengan topik back-sound orang2 yang ngobrol, karena topiknya gak matching dengan judul..
track 7 : saat terakhir (***) 3:05
kembali vanessa mae, tapi diiring kansas (kali ini bukan "mo")
gitar = ekspresif/variatif memilih sound
keyboard = permainan ok
drum = diatas rata-rata
biola = improv umum, pemilihan nada ok
bass = skill biasa tapi pemilihan dana bagus..
kendang, kecapi dll = ok dan unik
secara umum grup ini sangat kreatif, kompak, musiknya beragam dan kaya, pergantian beat ala progressif sangat mulus (relatif full sinkop),komposisi-nya matang dan pemilihan sound setiap lagu (khususnya gitar)layak dapat ancungan jempol. bagi yang suka vanessa mae, mahavishnu orchestra plus gaya ngerocknya si violin maut "robbie steinhard"(kansas) dijamin bakal suka. prediksi gue, album ini akan mampu menembus pasar internasional dengan sukses (semoga), akhir kata rekomendasi gue : sangat layak dimiliki.., thanks buat kiki caloh dan teman2 ips, andasemua membuat gue bangga sebagai bangsa indonesia..
track 1 : ragam (****) 9:12
didahului oleh jeritan seruling, dan akhirnya raungan ritem, musiknya meliuk liuk dan serasa menarik narik dan dinamis. secara umum mengingatkan gue akan "mo" dibantu vanessa mae.
track 2 : pasir (*****) 6:15
didahului suara ombak dan kendang yang diikutin rintihan gitar yangmenghanyutkan dan akhirnya biola, yang semakin lama semakin intens dancepat. track ini juga masih seperti vanessa mae diiring gitar distorsi yang menderap-derap. ditengah lagu diiringi jeritan jeritan, btw lagu ini memang di-inspirasi tsunami di aceh. dan diakhiri dengan ritem ala kansas.
track 3 : 1965 (***) 11:48
diawali dengan gaya musik keroncong, dan dilanjutkan dengan solo violin yang panjang dan spacey sound dibagian tengah lagu ala pink floyd dan suara distorsi gitar ala kereta api. keseluruhan mirip dengan mendengar sound track.., ditengah lagu ada pembacaan puisi dengan lantang.., tapi gak begitu jelas ngomong apa..selain kami ingin bebas dan semacamnya..
track 4 : siapa aku (****) 6:36
ini track yang paling jazzy dari seluruh track
track 5 : karuhun (***) 12:15
track magis ala sunda lengkap dengan pembacaan mantra dan batuk2, he he bener juga kata om krishna, khusus track yang ini masuk prog-sesat..,makin ketengah makin kenceng dan cepat beat-nya..
track 6 : sekelumit problem (**) 6:04
sebenarnya ini track bagus, btw gue pribadi kurang suka dengan topik back-sound orang2 yang ngobrol, karena topiknya gak matching dengan judul..
track 7 : saat terakhir (***) 3:05
kembali vanessa mae, tapi diiring kansas (kali ini bukan "mo")
Labels:
musik
Hair Metal
menurut gue, gondrong gak sama dengan "hair metal", jaman-nya rock 70'anjuga dah pada gondrong tapi gak disebut "hair metal", tahun 90 an ketika grunge merajalela juga banyak yang gondrong dan tidak disebut "hair metal" , yang dimaksud dengan "hair metal" = gondrong salon (sampain gembang istilah lainnya "big hair"), lisptik, kostum unisex, eye liner dll yang memang berjayanya sekitar 80'an dalam konteks pembicaraan lars ulrich dan james hetfield menurut gue apa yang mereka kemukakan betul,karena akhir 80' an hair metal kehilangan pamor digeser trash (yang dimotori metallica dengan album ke tiga mereka "master of puppets")meski akhirnya hair metal dan trash metal dua2nya digusur grunge awal 90'an. oh ya karena penampilan yang serba mencolok (warna warni) nama lain "hair metal" = "glam rock" yang diambil dari kata "glamour".
sekedar catatan :
ada cerita menarik di era awal 80'an (tepatnya 1979) album rainbow yangpaling keras menurut gue (down to earth) jaman ketika graham bonnet jadi vokalis, yang ajaib salah satu penampilan beliau sama sekali gak mirip rocker, justru eksekutif banget.. , rambut rapih dan pendek, kacamata,kemeja putih, dasi dan jas :-)
sekedar catatan :
ada cerita menarik di era awal 80'an (tepatnya 1979) album rainbow yangpaling keras menurut gue (down to earth) jaman ketika graham bonnet jadi vokalis, yang ajaib salah satu penampilan beliau sama sekali gak mirip rocker, justru eksekutif banget.. , rambut rapih dan pendek, kacamata,kemeja putih, dasi dan jas :-)
Labels:
musik
Pink Floyd
Album apa yang anda sukai dari PF ?, kalau saya DSoTM, semua tracknya suka suka kecuali money.., AHM ritme nya agak lambat ngantuk neh, Meddle cukup suka, FC juga suka, btw aMLoR malah suka.., Gue suka cara gilmour mainin gitar, doi membuktikan gak perlu teknik tinggi untuk bermain prog, so bermain lah dengan hati, seperti di cerita silat,pemain pedang yang hebat tak lagi perlu pedang, apapun bisa jadi pedang,.. he he nyambung gak neh..?
musik mereka rumit sih nggak, mungkin karena background mereka bukan "klasik" tapi"blues", juga karena mereka termasuk pioneer dalam memasukkan suara2 diluar musik sebagai bagian dari musik mereka (seperti jeritan, suaraanjing bahkan babi di "animal") ,pf emang unik seh, gue paling suka"wywh" dan "animal" (cuma rada ngeri kalau dengar "dog" di malam jumat)..
Sekedar catatan
setahu gue untuk prog 70'an mereka satu2nya yang akarnya dari "blues" (cmiiw), sementara grup lain justru mayoritas dari "klasik".
npmasih dt - "panic attack" (octavarium)
musik mereka rumit sih nggak, mungkin karena background mereka bukan "klasik" tapi"blues", juga karena mereka termasuk pioneer dalam memasukkan suara2 diluar musik sebagai bagian dari musik mereka (seperti jeritan, suaraanjing bahkan babi di "animal") ,pf emang unik seh, gue paling suka"wywh" dan "animal" (cuma rada ngeri kalau dengar "dog" di malam jumat)..
Sekedar catatan
setahu gue untuk prog 70'an mereka satu2nya yang akarnya dari "blues" (cmiiw), sementara grup lain justru mayoritas dari "klasik".
npmasih dt - "panic attack" (octavarium)
Labels:
musik
Imanissimo "Z's Diary"
wah jadi kepancing neh, sedikit repiuw tentang imanissimo "z-diary" ,bass, gitar dan drum grup ini cukup baik mainnya, sayang keyboardseperti gak nyambung mainnya dengan personil yang lain, baik pemilihan sound atau nada (maaf) terkesan sound keyboard "murahan".lagu2nya sendiri terkesan terlalu panjang (pengulangannya) dan monoton pada nada tertentu (ini muncul hampir di semua track).
suara ombak disalah satu track sound-nya "artificial" banget, bandingkan dengan bunyi ombak di track "pasir" nya nerv, sangat jauh berbeda. btw saya pribadi gak masalah dengan track panjang selama cukup bervariasi.btw suara sinden ditengah lagu cukup menarik, model album "concept" yang ditempuh juga sangat berani utk ukuran indonesia, art work-nya keren,saya cukup menikmati halaman demi halaman..cover bagian dalam, sedikit kritik untuk title (pakai bahasa inggris tapi narasi di lagu bahasa indonesia) menurut saya kalau seragam akan lebih baik, sekalian title-nya indonesia dan narasi indonesia, atau title inggris narasi juga inggris, narator voice-nya gak begitu jelas artikulasinya...
kesimpulan, semangat terus imanissimo !, jadikan kritik sebagai bahan bakar untuk lebih maju, saya menilai apa yang sudah anda hasilkan "cukup baik", btw saya berharap akan ada terus peningkatan, ingat "dt" baru keluar dari kepompong justru pada album kedua.., "dp" sempat mendayu-dayu ala "rinto harahap" sebelum membuat "in rock" , begitu juga kansas sebelum "point of know return" , yes sebelum "fragile", "pf" sebelum "DSoTM" dan demikian juga banyak grup2 lain.
suara ombak disalah satu track sound-nya "artificial" banget, bandingkan dengan bunyi ombak di track "pasir" nya nerv, sangat jauh berbeda. btw saya pribadi gak masalah dengan track panjang selama cukup bervariasi.btw suara sinden ditengah lagu cukup menarik, model album "concept" yang ditempuh juga sangat berani utk ukuran indonesia, art work-nya keren,saya cukup menikmati halaman demi halaman..cover bagian dalam, sedikit kritik untuk title (pakai bahasa inggris tapi narasi di lagu bahasa indonesia) menurut saya kalau seragam akan lebih baik, sekalian title-nya indonesia dan narasi indonesia, atau title inggris narasi juga inggris, narator voice-nya gak begitu jelas artikulasinya...
kesimpulan, semangat terus imanissimo !, jadikan kritik sebagai bahan bakar untuk lebih maju, saya menilai apa yang sudah anda hasilkan "cukup baik", btw saya berharap akan ada terus peningkatan, ingat "dt" baru keluar dari kepompong justru pada album kedua.., "dp" sempat mendayu-dayu ala "rinto harahap" sebelum membuat "in rock" , begitu juga kansas sebelum "point of know return" , yes sebelum "fragile", "pf" sebelum "DSoTM" dan demikian juga banyak grup2 lain.
Labels:
musik
U2
gue sering kali senyum2 sendiri melihat polemik "u2" di berbagai milis, mungkin sedikit cerita, gue pun dulu bingung apa sih hebatnya "u2", drum biasa saja, bass juga demikian, gitar nyaris tanpa melodi, vokal cuma jerit2 doang, btw lama2 karena penasaran kok banyak yang senang,akhirnya gue coba paksain diri untuk eksplorasi, ternyata (imho) kekuatan u2 itu di syairnya, modelnya seperti syairnya "the police"(tapi kalau the police, drum copeland dan bass-nya sting memang ok punya, gitar andy sumner lebih buat ngiringi dan juga nyaris tanpa melodi). kekuatan syair u2, adalah kedekatannya dengan realitas, menyentuh politik, kemanusiaan, ras dll.
sedangkan musiknya benar2 cuma buat ngiringi tok, kalaupun ada yang memuji "edge" gue rasa karena dengan ke "minimalis" an-ya dia bisa mengisi ruang bunyi dengan pas. ibarat pelukis model "ipe maruf" (pionir gambar sketsa indonesia), garis sedikit tapi cukup untuk mengisi ruang. sekedar petunjuk bagi yang mau eksplorasi "u2" (tp hilangkan "prejudice"sebelumnya he he), ada beberapa title yang menurut gue cukup ok, cuma gak termasuk album terakhir.
All I Want Is You
Angel Of Harlem
I Still Haven't Found What I'm Looking ForKite
New Year's Day
October
One
Pride (In The Name Of Love)
Stay (Faraway So Close)
Stuck In A Moment You Cant Get
Sunday Bloody Sunday
Sweetest Things
Wild Honey
With Or Without You
diluar ini gue gak rekommen "absolutely".., untuk track diatas gue dah eksperimen dengan anak dan istri, 4x dengar mereka dah langsung suka dan ikut nyanyi2 sendiri.
sedangkan musiknya benar2 cuma buat ngiringi tok, kalaupun ada yang memuji "edge" gue rasa karena dengan ke "minimalis" an-ya dia bisa mengisi ruang bunyi dengan pas. ibarat pelukis model "ipe maruf" (pionir gambar sketsa indonesia), garis sedikit tapi cukup untuk mengisi ruang. sekedar petunjuk bagi yang mau eksplorasi "u2" (tp hilangkan "prejudice"sebelumnya he he), ada beberapa title yang menurut gue cukup ok, cuma gak termasuk album terakhir.
All I Want Is You
Angel Of Harlem
I Still Haven't Found What I'm Looking ForKite
New Year's Day
October
One
Pride (In The Name Of Love)
Stay (Faraway So Close)
Stuck In A Moment You Cant Get
Sunday Bloody Sunday
Sweetest Things
Wild Honey
With Or Without You
diluar ini gue gak rekommen "absolutely".., untuk track diatas gue dah eksperimen dengan anak dan istri, 4x dengar mereka dah langsung suka dan ikut nyanyi2 sendiri.
Labels:
musik
Review "Imperia" Akmal Nasery Basral
baru namatin imperia dan rasanya gak sabar untuk segera menuliskan kesan yang muncul setelah baca. yang jelas rasanya kae baca majalah semacam tempo yang masing2 rubriknya dirangkai oleh sebuah cerita konspirasi
rubrik musik : pencarian steve vai lewat karya spacesound, birthprocess, etc..
rubrik bisnis : bisnis purnawirawan abri
rubrik seks dan kesehatan : bagaimana mempertahankan kemampuan seksualanda di usia lanjut
rubrik wisata : jalan jalan ke perbatasan jerman dan swiss (konstanz)
rubrik kriminalitas dan hukum : pengacara dan artis, sebuah simbiosa ?
rubrik it : vrml
rubrik filsafat : mata ketiga
kemiripan tokoh dengan dunia nyata (imho)
rangga tohjaya : ruhut sitompul
mc : kd
marendra : anang (suami dengan istri dominan) campur ahmad dani (musikus yang karyanya punya kemiripan dengan karya queen)
jendral pur : jendral wiranto
tomo, arlien, mbak meis : wartawan tempo (he,he..)
majalah dimensi : majalah tempo
kesimpulan : dialog sangat cerdas dan mengalir dengan lancar, hanya saja saya pribadi sebenarnya berharap semua konspirasi dibelakang dibuka oleh investigasi wikan dan bukan pengakuan adel yang rasanya terlalu dipaksakan setelah buku menginjak halaman2 terakhir. suasana claro sangat terbangun dengan baik,sayang didominasi oleh r.e.m (kebetulan saya bukan penggemarnya,berhubung grup satu ini bagi saya lebih mirip dominasi kekuatan syair/puisi yang dinyanyikan dengan dukungan musik seadanya, kok jadiingat u2 he he..).
btw thanks atas karya akmal ini saya jadi mendapat pengetahuan baru tentang berbagi hal. waiting for your next project..,rekomendasi buat teman2 : bagus buat nambah wawasan..
catatan
komentar krisna diantha di back cover, kok memberi kesan om krisna menulis komentar yang bukunya sendiri belum dia baca, he he..., sedikit mengganggu saya.. ;-) btw oom akmal kantornya satu jalan(proklamasi) dengan saya, kapan neh kita kopdar ? jadi penasaran kenapa anda suka ama r.e.m ?
np jethro tull - thick as a brief..
rubrik musik : pencarian steve vai lewat karya spacesound, birthprocess, etc..
rubrik bisnis : bisnis purnawirawan abri
rubrik seks dan kesehatan : bagaimana mempertahankan kemampuan seksualanda di usia lanjut
rubrik wisata : jalan jalan ke perbatasan jerman dan swiss (konstanz)
rubrik kriminalitas dan hukum : pengacara dan artis, sebuah simbiosa ?
rubrik it : vrml
rubrik filsafat : mata ketiga
kemiripan tokoh dengan dunia nyata (imho)
rangga tohjaya : ruhut sitompul
mc : kd
marendra : anang (suami dengan istri dominan) campur ahmad dani (musikus yang karyanya punya kemiripan dengan karya queen)
jendral pur : jendral wiranto
tomo, arlien, mbak meis : wartawan tempo (he,he..)
majalah dimensi : majalah tempo
kesimpulan : dialog sangat cerdas dan mengalir dengan lancar, hanya saja saya pribadi sebenarnya berharap semua konspirasi dibelakang dibuka oleh investigasi wikan dan bukan pengakuan adel yang rasanya terlalu dipaksakan setelah buku menginjak halaman2 terakhir. suasana claro sangat terbangun dengan baik,sayang didominasi oleh r.e.m (kebetulan saya bukan penggemarnya,berhubung grup satu ini bagi saya lebih mirip dominasi kekuatan syair/puisi yang dinyanyikan dengan dukungan musik seadanya, kok jadiingat u2 he he..).
btw thanks atas karya akmal ini saya jadi mendapat pengetahuan baru tentang berbagi hal. waiting for your next project..,rekomendasi buat teman2 : bagus buat nambah wawasan..
catatan
komentar krisna diantha di back cover, kok memberi kesan om krisna menulis komentar yang bukunya sendiri belum dia baca, he he..., sedikit mengganggu saya.. ;-) btw oom akmal kantornya satu jalan(proklamasi) dengan saya, kapan neh kita kopdar ? jadi penasaran kenapa anda suka ama r.e.m ?
np jethro tull - thick as a brief..
Labels:
bacaan
My First Prog Night
Setelah beberapa prognite sebelumnya, baru kali ini gue bisa lihat secara langsung prog-show di indonesia. btw gue bw 1 orang teman kantor yang sedang dalam proses pe"ratjun"an prog. berikut ini sedikit komentar dari depan speaker kiri (disamping om andi julias, sebelum beliau dipanggil ke panggung depan).
Post Modern (****) menurut gue band ini menarik banget, lagunya panjang, skill pemain2nya diatas rata2 baik drum (yang sambil main keyboard juga), bass, perkusi(yang penampilannya kayak artis j-rock dengan baju india) dan gitar(kalem dan berteknik tinggi). btw materi yang dibawakan bagus cuma rada kurang kompak, kaenya kurang latihan bareng neh..catatan, proses peratjunan dimulai
Phantasma (**) ini seperti iron maiden main-in prog ala camel, sound 2 gitarisnyabener2 plek suara 1 dan 2 dan saling menyahut, dengan vokalis malu2 yangtadinya gue kirain penonton (sempat duduk di kiri depan gue). btw bagi gue prognya kurang berasa..., tapi vokalnya cukup ngeprog neh..catatan, proses peratjunan stagnan...
EOF (**) yang ini bener2 didominasi keyboard, sementara bass dan gitar sempat ada problem sound, sound gitar 90'an-nya rada monoton dan menurut gue gak nyambung dengan keseluruhan musik, ditambah lagi rumitnya musik mereka gak karu-karuan, sayang keyboardis sempat keteteran ketika harus solo dengan tangan kanan sementara tangan kiri harus jaga rhtym, sementara sound keyboard-nya ketika solo model "orgel" sempat terputus-putus..,band ini kaenya sibuk sendiri dan gak peduli penonton..catatan, gue sempat pesimis proses peratjunan teman gue gagal..
Zeke and The Popo (*****) nah ini baru new "pf", kirain player yang jongkok didepan keyboardnyaris sepanjang lagu adalah sound engineer yang lagi benerin efek ;-), gitaris yang satu lagi gak mau berhadapan dengan penonton (ada kesan malu2 yang kuat dari band satu ini). sementara gue sempat bingung menebak siapa yang bernyanyi di lagu pertama (kalau di ep lagu ini ditrack yang keempat cmiiw). btw alangkah indahnya kalau track #1 di ep mereka ditambah solo gitar psychedelic ala gilmour...catatan, pada "ep" track ke empat kok ada jeda panjang banget (hampir 10menit), atau ini sebenarnya track ke lima. disini proses peratjunan berjalan mulus..
Anane (*****) ini baru top, gak salah kalau mereka ditempatkan di even puncak, bermain dengan santai, kompak, dan mengesankan mereka sudah berlatih bertaun2 sebelumnya. khusus drum, gitar dan seksi tiup bermain dengan sangat prima, kaenya popularitas di dunia prog manca negara menyusul discus,sudah gak jadi hal yang aneh bagi mereka kelak. leader ship sang frontman, firman juga sangat membantu grup ini tetap pada jalurnya,kelihatannya bisa menjadi pesaing magma dengan kobaia-language nya, cuma disini anane dengan gayo-language nya he,he..catatan, gue paling suka slebar-slebor..(satu2nya lagu yang gak ada gayo-nya..), disini proses peratjunan rekan gue berlangsung dengan baik dan tuntas.., dia keratjunan berat dan puncaknya duit gue 50.000 yang sengaja gue keluarin untuk nraktir dia nonton, dibalikin, "gak perlu traktir !" katanya.., "gue puasssss" katanya lagi
pulangnya gak bisa tidur langsung, masih merenung sambil baca prog magz sampai tamat, kelihatannya majalah ini perlu ditambahin informasi produk ips (dijual dimana, berapa harganya, kemana kalau harus pesan dll). btw setelah selama ini cuma kenal di milis, tadi malam bisa tahu sosok anto, andi julias, reza dan teman2 milis lainnya.., meski baru 1arah..
np anane - spin yang ke 4...
Post Modern (****) menurut gue band ini menarik banget, lagunya panjang, skill pemain2nya diatas rata2 baik drum (yang sambil main keyboard juga), bass, perkusi(yang penampilannya kayak artis j-rock dengan baju india) dan gitar(kalem dan berteknik tinggi). btw materi yang dibawakan bagus cuma rada kurang kompak, kaenya kurang latihan bareng neh..catatan, proses peratjunan dimulai
Phantasma (**) ini seperti iron maiden main-in prog ala camel, sound 2 gitarisnyabener2 plek suara 1 dan 2 dan saling menyahut, dengan vokalis malu2 yangtadinya gue kirain penonton (sempat duduk di kiri depan gue). btw bagi gue prognya kurang berasa..., tapi vokalnya cukup ngeprog neh..catatan, proses peratjunan stagnan...
EOF (**) yang ini bener2 didominasi keyboard, sementara bass dan gitar sempat ada problem sound, sound gitar 90'an-nya rada monoton dan menurut gue gak nyambung dengan keseluruhan musik, ditambah lagi rumitnya musik mereka gak karu-karuan, sayang keyboardis sempat keteteran ketika harus solo dengan tangan kanan sementara tangan kiri harus jaga rhtym, sementara sound keyboard-nya ketika solo model "orgel" sempat terputus-putus..,band ini kaenya sibuk sendiri dan gak peduli penonton..catatan, gue sempat pesimis proses peratjunan teman gue gagal..
Zeke and The Popo (*****) nah ini baru new "pf", kirain player yang jongkok didepan keyboardnyaris sepanjang lagu adalah sound engineer yang lagi benerin efek ;-), gitaris yang satu lagi gak mau berhadapan dengan penonton (ada kesan malu2 yang kuat dari band satu ini). sementara gue sempat bingung menebak siapa yang bernyanyi di lagu pertama (kalau di ep lagu ini ditrack yang keempat cmiiw). btw alangkah indahnya kalau track #1 di ep mereka ditambah solo gitar psychedelic ala gilmour...catatan, pada "ep" track ke empat kok ada jeda panjang banget (hampir 10menit), atau ini sebenarnya track ke lima. disini proses peratjunan berjalan mulus..
Anane (*****) ini baru top, gak salah kalau mereka ditempatkan di even puncak, bermain dengan santai, kompak, dan mengesankan mereka sudah berlatih bertaun2 sebelumnya. khusus drum, gitar dan seksi tiup bermain dengan sangat prima, kaenya popularitas di dunia prog manca negara menyusul discus,sudah gak jadi hal yang aneh bagi mereka kelak. leader ship sang frontman, firman juga sangat membantu grup ini tetap pada jalurnya,kelihatannya bisa menjadi pesaing magma dengan kobaia-language nya, cuma disini anane dengan gayo-language nya he,he..catatan, gue paling suka slebar-slebor..(satu2nya lagu yang gak ada gayo-nya..), disini proses peratjunan rekan gue berlangsung dengan baik dan tuntas.., dia keratjunan berat dan puncaknya duit gue 50.000 yang sengaja gue keluarin untuk nraktir dia nonton, dibalikin, "gak perlu traktir !" katanya.., "gue puasssss" katanya lagi
pulangnya gak bisa tidur langsung, masih merenung sambil baca prog magz sampai tamat, kelihatannya majalah ini perlu ditambahin informasi produk ips (dijual dimana, berapa harganya, kemana kalau harus pesan dll). btw setelah selama ini cuma kenal di milis, tadi malam bisa tahu sosok anto, andi julias, reza dan teman2 milis lainnya.., meski baru 1arah..
np anane - spin yang ke 4...
Labels:
konser
Anekdoten
dua minggu terakhir ini menikmati anekdoten "gravity", wuih bener2
mantep, serasa melayang antara langit dan bumi, nuansanya "dark"
bercampur "psychedelic" sepintas album ini sama kualitas (dari sudut
pandang "psychedelic" dan "dark") dengan fw "a pleasant shade of gray" ,
bedanya kalau "fw" seperti menyimpan jeritan amarah dan kecewa
terpendam.., btw (imho) sedikit lebih bagus dari anekdoten "nucleus"..
np megadeth "the systems has failed"
mantep, serasa melayang antara langit dan bumi, nuansanya "dark"
bercampur "psychedelic" sepintas album ini sama kualitas (dari sudut
pandang "psychedelic" dan "dark") dengan fw "a pleasant shade of gray" ,
bedanya kalau "fw" seperti menyimpan jeritan amarah dan kecewa
terpendam.., btw (imho) sedikit lebih bagus dari anekdoten "nucleus"..
np megadeth "the systems has failed"
Labels:
musik
Megadeth "System Has Failed"
album ini, meski sudah tidak ada solo nan melodius ala marty friedman, tetapi (imho) secara kualitas menyamai album terbaik megadeth lainnya (terutama seksi ritem dan lirik). mustaine ruless.., track 8 "riff"nya asyik, disusul melodi dengan wahwah pedal.., at last DM membuktikan meski dia dibuang oleh metallica, megadeth akhirnya lebih konsisten dalam berkarya..
Labels:
musik
Steve Vai melejit krn Lee Roth ?
rasanya sih, nama steve vai udah melejit sebelumnya terutama setelah bermain dengan zappa sebagai "fantasy section guitar" a.l di album "ship arriving too late save a drowning witch" (1982), kemudian menggantikan"ym" di alcatrazz album "disturbing the peace" (1985) dan main film sebagai setan di crossroads (1986), salah satu film musik paling top yang pernah dibuat.., dimana beliau duel dengan gitaris blues ry cooder selama belasan menit.., jadi kalau menurut gw, lee roth justru tertolong oleh steve vai, buktinya album lee roth tanpa steve vai tidakbagus.., he he (cmiiw)
Labels:
musik
Apa Band Favorit Mu ?
bicara favorit band, bg gw sih buanyak banget, gak pake peringkat a.l. yes, gg, pf, marillion, elp, lz, the doors,focus, dp, ws, rush, triumph, pfm, mahavishnu dan john mclaughlin, aldimeola, lemur voice, weather report, yellow jacket, chick corea dan rtf, santana, norah jones, michael frank, lte, osi, spock's beard, billy cobham, bill bruford, duke ellington, george benson, bob james, miles davis, scott henderson, stanley clarke, dream theater, frank zappa,steve vai, joe satriani, mr big, tfk (flower kings), linkin park,chicago, mariah carey :), bread, magellan, symphony-x, angra, megadeth,iron maiden, stratovarius, cubby and blizzard, stevie ray vaughan,garry moore, colosseum, camel, steve hackett, peter gabriel, ken wayne shepperd, metallica, kansas, jimi hendrix, trio los panchos, mozart,beethoven, testament, antonio carlos jobim, after crying, steve morse dan the dregs, iq, alan parsons project, u2, jon anderson, vangelis,kitaro, elo, police, anekdoten, shadow gallery, ayreon, pos, fates warning, steve hackett, david gilmour, kate bush, sting, james gang,ursa major, mo, steve stevens, mr mister, muse, radiohead, transatlantic, g3, joe satriani, alcatrazz, steve vai, alan holdsworth, van halen dan yang terakhir queensryche (sebenarnya masih banyak tp gak inget..).
khusus kc (king crimson) belum masuk2 neh, terkesan pamer skill dan terlalu eksperimental, sorry bagi penggemar kc.., demikian juga savatage (dengerin "edge of thorn" kecewa), magma (hue he he, dengerin album"mekanik.." gak masuk2).yang berikutnya mau dieksplorasi a.l. nightwish, mew, tool, tak matsumoto, mars volta, meshuggah, vanden plas, watch tower, dan panthera.
np dt "overture 1928"
khusus kc (king crimson) belum masuk2 neh, terkesan pamer skill dan terlalu eksperimental, sorry bagi penggemar kc.., demikian juga savatage (dengerin "edge of thorn" kecewa), magma (hue he he, dengerin album"mekanik.." gak masuk2).yang berikutnya mau dieksplorasi a.l. nightwish, mew, tool, tak matsumoto, mars volta, meshuggah, vanden plas, watch tower, dan panthera.
np dt "overture 1928"
Labels:
musik
Star Wars dan Pain of Salvation
Ternyata star wars dengan progressive ada hubungan-nya , suatu pagi ketika nyetel PoS album 12:5, track 7 dibagian tengah ternyata menggunakan partitur john williams pembuat soundtrack star wars. he he..
Np PoS "pluvius aestivus"
Np PoS "pluvius aestivus"
Labels:
musik
Da Vinci Code
gw baca "dvc" duluan baru "aad", waktu membayangkan akan ada film-nya, yang tercetus dalam benak gw yang meranin langdon seharusnya harrison ford, dia bisa berperan sbg profesor tetapi juga petualang sekaligus (jd ingat peran dia di indiana jones), sayang kalau akhirnya peran tersebut justru dimainkan oleh tom hanks yang kesan forest gump-nya justru lebih kuat :)
btw peran leigh teabing, sophie dan polisi fache, juga silas sih sudah sesuai dengan bayangan, meski akting sophie (audrey tatou) kesan-nya kurang cerdas, tapi sangat terlihat bagi yang sudah membaca bukunya bagaimana sulitnya informasi yang begitu padat dan rinci dimampatkan hanya dalam beberapa jam. tapi bagi yang ingin visualisasi dari buku, film sudah memberikan jawaban lewat berbagai gereja sepanjang film, rose line, museum louvre, cryptex, lukisan monalisa, lukisan madonna "the rocks", perjamuan terakhir, dan kuburan2 tua dll
juga yang menarik beberapa scene kilas balik pada masa konstantin,perang salib, upacara pemakaman "sir isaac newton", "friday 13th" dll sebenarnya ini yang lebih asyik kalau divisualisasikan dengan lebih lama..
np after crying - "pilgrims march"
btw peran leigh teabing, sophie dan polisi fache, juga silas sih sudah sesuai dengan bayangan, meski akting sophie (audrey tatou) kesan-nya kurang cerdas, tapi sangat terlihat bagi yang sudah membaca bukunya bagaimana sulitnya informasi yang begitu padat dan rinci dimampatkan hanya dalam beberapa jam. tapi bagi yang ingin visualisasi dari buku, film sudah memberikan jawaban lewat berbagai gereja sepanjang film, rose line, museum louvre, cryptex, lukisan monalisa, lukisan madonna "the rocks", perjamuan terakhir, dan kuburan2 tua dll
juga yang menarik beberapa scene kilas balik pada masa konstantin,perang salib, upacara pemakaman "sir isaac newton", "friday 13th" dll sebenarnya ini yang lebih asyik kalau divisualisasikan dengan lebih lama..
np after crying - "pilgrims march"
Proggers yang mencoba bising-nya metal
saya cuma mau sharing sebagai penggemar prog yang juga senang metal, gak semua musik metal tersebut enak , terutama yanggrunge/nu-metal dari sudut proggers, sekedar saran metallica, dan megadeth merupakan tonggak2 metal yanglebih pas utk dinikmati baru kemudian anthrax,annihilator dan testament, sepultura, iced earth atau yang lebih slow dan klasik dikit seperti iron maiden.btw obituary, kreator dan kawan kawan juga tidak direkomendasikan bagi proggers.., krn perbedaan tracksatu dengan yang lain tipis banget.., he he
kalau pearl jam, atau nirvana hampir gak mungkin dinikmati proggers krn terlalu sederhana juga saigonkick yang biasa2 saja, lebih mungkin menikmatiaudioslave krn sound-nya yang unik untuk masa kini.sedangkan rem, mana ngrocknya ??? (kecuali suka syair)
Regards
np Symphony-X - The Divine Wings of Tragedy
kalau pearl jam, atau nirvana hampir gak mungkin dinikmati proggers krn terlalu sederhana juga saigonkick yang biasa2 saja, lebih mungkin menikmatiaudioslave krn sound-nya yang unik untuk masa kini.sedangkan rem, mana ngrocknya ??? (kecuali suka syair)
Regards
np Symphony-X - The Divine Wings of Tragedy
Labels:
musik
Fastest Guitarist on Earth
yup betul kalau petikan gitar untuk jazz, mungkin aldimeola yang tercepat, alan holdsworth sedikit dibawahnya, kalau utk rock mungkin steve morse, (meski tidak beda jauh dengan petrucci, yang dikenal juga sebagai fans berat morse), kalau yngwie terdengar cepat itu bukan semata-mata petikan dengan tangan kanan, tp cara dia bermain dengan tangan kiri (istilah kerennya "hammer ons" dan "pull off"), kalau kita perhatikan video gitar yngwie terlihat bahwa kecepatan tangan kanan-nya biasa2 saja, tapi tangan kirinya cepat sekali.
yang jelas gak mudah membandingkan siapa yang lebihcepat, kalau sekedar thrill di satu senar (dan satu fret) pasti kurang menarik membandingkan-nya, tapi kalau pindah senar sekaligus fret sambil terus memetik ceritanya akan lain lagi.
btw kadang tidaklah penting kecepatan bermain, yang justru lebih penting adalah komposisi nada yang dihasilkan, btw pernah dengar gitaris jazz dari spanyol yang bermain sangat lambat tapi dengan pilihan nada luar biasa, yang baru2 ini datang ke jakarta ? gitaris cepat lainnya dan bermain bersih steve howe, joe satriani, paul gilbert, tony macalpine, seteve vai dan marty friedman sedangkan cepat tapi main-nya rada jorok (senar lain sering ikutkena he he) eddie van halen, kirk hammet dan dave mustaine.
jimi hendrix jelas bukan gitaris cepat begitu juga blackmore meski untuk masanya termasuk cepat untuk ukuran gitaris saat ini dia tidak masuk gitaris dengan permainan cepat.
kesimpulan, gak perlu dibandingkan kecuali parameter-nya benar2 jelas, misalnya kecepatan apa yang dibandingkan, tapping-kah (kalau untuk ini gitaris indonesia balawan termasuk yang luar biasa),petikan-kah, teknik sequence-kah, atau kah2 lainnya.analoginya ibarat pelukis, apa yang lebih penting ? hasil lukisan-nya atau kecepatan dia dalam melukis ? kecuali dua2-nya bisa dicapai, meski sangat sulit..
regards
np pagan's mind - "coming home"
yang jelas gak mudah membandingkan siapa yang lebihcepat, kalau sekedar thrill di satu senar (dan satu fret) pasti kurang menarik membandingkan-nya, tapi kalau pindah senar sekaligus fret sambil terus memetik ceritanya akan lain lagi.
btw kadang tidaklah penting kecepatan bermain, yang justru lebih penting adalah komposisi nada yang dihasilkan, btw pernah dengar gitaris jazz dari spanyol yang bermain sangat lambat tapi dengan pilihan nada luar biasa, yang baru2 ini datang ke jakarta ? gitaris cepat lainnya dan bermain bersih steve howe, joe satriani, paul gilbert, tony macalpine, seteve vai dan marty friedman sedangkan cepat tapi main-nya rada jorok (senar lain sering ikutkena he he) eddie van halen, kirk hammet dan dave mustaine.
jimi hendrix jelas bukan gitaris cepat begitu juga blackmore meski untuk masanya termasuk cepat untuk ukuran gitaris saat ini dia tidak masuk gitaris dengan permainan cepat.
kesimpulan, gak perlu dibandingkan kecuali parameter-nya benar2 jelas, misalnya kecepatan apa yang dibandingkan, tapping-kah (kalau untuk ini gitaris indonesia balawan termasuk yang luar biasa),petikan-kah, teknik sequence-kah, atau kah2 lainnya.analoginya ibarat pelukis, apa yang lebih penting ? hasil lukisan-nya atau kecepatan dia dalam melukis ? kecuali dua2-nya bisa dicapai, meski sangat sulit..
regards
np pagan's mind - "coming home"
Labels:
musik
Subscribe to:
Posts (Atom)
