Tuesday, January 30, 2018

Jalan Jalan ke Banyuwangi Part #1 dari 8 : Persiapan


Menjelang akhir tahun 2017, saya dan keluarga merencanakan perjalanan berikutnya, ada beberapa kandidat destinasi, namun kami pilih yang sesuai dengan alokasi budget. Raja Ampat di Papua dan juga Bunaken atau Toraja Sulawesi terlalu jauh dan perlu persiapan matang serta alokasi budget khusus, sementara Belitung setelah kami coba bandingkan dengan Banyuwangi, ternyata terlihat lebih lengkap Banyuwangi, karena ada gunung, laut dan kota serta tentu saja kuliner.

Keputusan akhir kami ambil saat mengikuti Garuda Travel Fair 24/Sept/2017, dan akhirnya kami mengambil paket pesawat PP Soekarno Hatta – Blimbingsari senilai Rp. 2,145 jt per orang. Meski sebenarnya saya lebih suka via jalan darat, namun alasan istri soal  waktu yang cukup lama dan keletihan selama perjalanan menggugurkan proposal saya.

Kenapa langsung terbang ke Blimbingsari ?, ya karena dari Surabaya masih diperlukan waktu 7 jam alias 300 km an untuk sampai di Banyuwangi.  Kenapa tiket per orang memerlukan biaya Rp. 2,145 jt per orang, karena kami terpaksa ambil tiket di peak season, karena libur kami berempat hanya bisa sinkron pada saat tersebut.

Setelah tiket di tangan, mulai lah istri menyusun itenerary dan kontak travel setempat.  Akhirnya istri memilih Yuk Banyuwangi, dengan itinerary final sbb;

23/Desember/2017
16:00 Penjemputan di Bandara Blimbingsari
17:00 Makan Malam Pecel Pitik di Desa Kemiren
18:30 Check In di Ketapang Indah Hotel

24/Desember/2017
06:00 Melihat Sunrise di Ketapang (agenda pribadi di belakang Hotel)
09:00 Sarapan di Hotel
10:30 Menuju Pulau Menjangan
11:30 Makan Siang di Kapal
13:00 Snorkling di Ganesha Point – Pulau Menjangan
14:00 Snorkling di Sandy Point – Pulau Menjangan
15:00 Pulau Tabuhan
17:00 Kembali ke Hotel
19:00 Makan di RM Pecel Ayu (incl Temulawak dan Pecel Rawon)
20:00 Jajan Angsle Super Mbak Narti.

25/Desember/2017
04:30 Melihat Sunrise di Ketapang (agenda pribadi di belakang Hotel)
08:30 Sarapan di Hotel
11:00 Menuju dan sampai di Baluran
11:00 Eksplorasi Savana Bekol 
12:30 Pantai Bama dan eksplorasi Hutan Bakau.
13:00 Makan Siang Nasi Tempong
16:00 Wisata ke Area Pantung Gandrung Gumilir dan Watu Dodol.
16:30 Makan malam Rujak Soto di Warung Pak Salim
17:00 Mencari Oleh-oleh di Osing Deles.
18:00 Kembali ke Hotel

26/Desember/2017
00:00 Morning call dan menuju Ijen
01:30 Sampai di Paltuding dan trekking ke puncak
04:30 Sampai di Kawah (untuk menyaksikan menyaksikan Blue Fire dan Sunrise)
07:00 Kembali ke Paltuding
11:00 Check out dari Hotel,
12:24 Mengunjungi Taman Djawatan Benculuk
13:00 Makan siang Seafood di Warung Nurul Karunia Pantai Blimbingsari
14:00 Menuju Bandara Blimbingsari.

Travel lokal YukBanyuwangi yang kami kontak via website mereka http://yukbanyuwangi.co.id/ akhirnya menyampaikan proposal, kurang lebih sekitar Rp 2,6 juta per orang, dimana harga sudah termasuk transportasi selama tour (Xenia), akomodasi selama 3 malam di Ketapang Indah Superior Room, konsumsi selama program, air mineral selama tour, tiket masuk lokasi wisata, peralatan snorkling beserta perahu dan guide, underwater kamera, juga driver merangkap tour leader. 

Travel lain yang kurang responsif, terpaksa kami coret dari daftar kandidat. Namun berbeda dengan travel sebelumnya saat mengunjungi Banda Aceh, Sumatera Utara maupun NTT, YukBanyuwangi mensyaratkan pembayaran dimuka, krn masih ragu kami baru membayar setelah di hari pertama bertemu dengan Mas Rudi, driver merangkap tour leader kami.



YukBanyuwangi mengingatkan hal-hal yang harus disiapkan seperti jaket tebal, sarung tangan, senter, masker, pakaian ganti, pakaian renang, handuk, peralatan mandi, snorkling set (jika tidak mau menggunakan yang mereka siapkan), sandal, lotion nyamuk, sunblock, daypack/drybag, dan obat2an pribadi. Belakangan, YukBanyuwangi ternyata juga menyiapkan masker khusus untuk eksplorasi Kawah Ijen. 

Lanjut ke link berikutnya http://hipohan.blogspot.com/2018/01/jalan-jalan-ke-banyuwangi-part-2-dari-8.html

No comments: