Tuesday, January 17, 2017

Nasihat Ompung

Beberapa bulan lalu, adik ibuku paling kecil dari tujuh bersaudara, dan biasa aku panggil dengan sebutan Tulang Nawawiy Lubis, menceritakan beberapa nasihat yang berkesan bagi beliau, yang didapat dari almarhum kakek dan nenek ku. Tentu bukan sembarang nasihat, karena berbekal "Nasihat Ompung", paman sudah membuktikannya sendiri dan berhasil menjadi profesor di Fakultas Teknik USU setelah meraih S2 di Newcastle dan S3 di Malaysia. Bukan cuma itu, paman juga per hari ini, menjabat sebagai Komisaris Utama di di salah satu BUMN di bidang pelabuhan. Singkatnya akan saya jelaskan nasihat-nasihat tersebut, sebagai berikut;






Mata Guru Roha Siseon

Artinya jadikan pengalaman yang diperoleh melalui indera sebagai petunjuk, namun hati/nurani harus tetap digunakan sebagai alat kontrol dan penasihat yang bijak. Sekarang ini dikenal sebagai filsafat fenomenologi.

Ulang Kamu Songon Lapung

Lapung adalah buah padi yang kosong tidak ada padinya, biasanya dalam setangkai padi selalu ada yang kosong. Sesudah disabit tangkai tangkai padi ini diinjak injak yang dikenal dengan istilah "mardege" agar bulirnya terpisah dari tangkainya namun biji  kosong masih berbaur dengan yang berisi.

Untuk memisahkannya digunakan dua cara, pertama; menjatuhkannya dari ketinggian semampu tangan menjangkau saat angin sepoi berhembus, maka yang berisi akan langsung jatuh dan yang kosong akan diterbangkan angin. Kedua; dengan jalan melemparkan dan menampungnya berulang ulang setinggi 20- 30 cm dengan menggunakan "induri" yaitu wadah anyaman bambu berbentuk bulat atau persegi yang sisinya diikat dengan rotan. Maka, buah padi yang berisi akan terpisah dari yang kosong.

Artinya orang yang tidak berisi ilmu dan tidak bermanfaat bagi orang lain akan tersisih dan terbuang dari masyarakat. Hal ini sesuai dengan ajaran agama Islam yang sangat mengutamakan orang yang berilmu yang memanfaatkan ilmunya untuk kebaikan.

Ulang Songon Manuk Torinduri.

Ayam kampung yang habis bertelur selalu berkotek kotek ribut, tapi beberapa jenis Ayam sering berkotek kotek tapi tidak bertelur inilah manuk torinduri. Nenek melarang keturunannya berkotek kemana mana menyombongkan prestasi yang tidak kita lakukan. Menurut nenek, walau  kita melakukan saja kita tidak perlu bilang apalagi jika tidak kita lakukan.

Ulang Songon Pior Mompang.

Pior adalah sejenis kincir dari bambu yang memiliki tiang kecil dan  juga dibuat dari bambu. Selanjutnya bambu kecil ini dimasukkan dalam bambu yang lebih besar berupa galah sehingga bisa dibuat lebih tinggi. Saat angin datang propeller bambu ini akan berputar begitu juga sumbunya juga akan berotasi sesuai arah angin. Pior ini teramat perlu untuk mendeteksi angin yang digunakan untuk memisahkan padi yang berbulir beras dan yang kosong.

Mompang sendiri diduga adalah nama tempat kemungkinan asal dari pior ini. Nenek melarang turunannya meniru pior ini karena maknanya tidak punya pendirian dan terus terombang ambing kemana arah angin berhembus.  Nenek ingin kita harus tegak berdiri menantang topan sekalipun, demi untuk menegakkan agama dan kebenaran.

Ulang Songon Batu Ni Bulu

Artinya kira-kira, jangan seperti  biji bambu. Bambu memiliki bunga yang kemudian mengeras lalu gugur, ini mirip lapung, tidak memberi manfaat kepada makhluk lain, didarat tidak dimakan burung dan diair pun tidak dimakan ikan. ibarat kalau jenis manusia maka orang seperti ini tidak bermanfaat sama orang lain.


Dakka Dakka
Dupang Dupang
Hata Hata
Pambayar Hutang

Menurut paman, ini merupakan nasihat kakek, yang intinya jagan pernah meremehkan kekuatan kata-kata, bahkan hutang sekalipun bisa lunas dengan kekuatan kata.

Dakka = Dahan Pohon
Dupang = Kusen pintu
Hata = Kata-Kata.

Bahasa Menunjukkan Bangsa

Sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru, dan sudah cukup sering kita dengar. Artinya kurang lebih adalah cara berbicara seseorang akan menunjukkan kualitas dan derajat seseorang. Dan jangan lupa, saat kita memahami bagaimana ilmu komunikasi digunakan, maka kita akan tahu betapa kata-kata memiliki kekuatan. Silahkan cek link tulisan saya, bagaimana Churchill membakar semangat perlawanan bangsa Inggris terhadap serangan Jerman di 

http://hipohan.blogspot.co.id/2013/03/we-shall-never-surrender.html

Cari Musuh Jangan Sekali Sekali, Kalau Datang Pantang Lari.

Artinya sudah jelas, jangan pernah cari masalah, namun kalau masalah datang, pantang mundur sebelum selesai.




No comments: