Wednesday, May 02, 2012

Sherlock Holmes - Sir Arthur Conan Doyle

Sekitar dua bulan yang lalu, abang saya menunjukkan buku Sherlock Holmes yang dia beli di London  beberapa tahun yang lalu setebal sekitar 8 cm, hard cover dan dihiasi ilustrasi suram dan gelap karya   Sydney Paget. Buku ini sepintas lalu saya lihat berisi cerita Sherlock Holmes secara lengkap, benar2 buku yang membuat iri penggemar Sherlock Holmes. Bukan cuma buku tersebut yang bikin iri, namun juga cerita tentang kunjungan Abang saya ke Baker Street 221B dan bertemu dengan pria berbaju kotak2 kecil, jangkung dan kurus, bertopi dan pipa tembakau di mulutnya serta memberikan kartu nama private investigator  pada abang saya. Hemm cara yang menarik dalam menjual ketokohan Sherlock Holmes.



Siapa Sydney Paget ? beliau merupakan ilustrator yang sangat terkenal di zaman Victoria, yaitu zaman dimana Sherlock Holmes digambarkan hidup dan karya-nya secara berseri dengan 356 ilustrasi melengkapi gambaran tentang Holmes di majalah Strand. Dengan Paget, cerita Sir Arthur Conan Doyle menjadi sangat hidup dan mengingatkan saya akan kolaborasi Djokolelono dengan Wakidjan yang bagi saya merupakan salah satu kolaborasi terbaik ilustrator dan pengarang buku di Indonesia. Film yang menggambarkan Holmes juga banyak menggunakan ilustrasi Paget sebagai referensi.

Karena belum ada jodoh untuk memiliki buku tersebut, saya memilih untuk berkunjung ke Gramedia, dan menemukan trilogi tanpa ilustrasi dengan cover menarik dan seragam, terbitan Gramedia, dan langsung saya sambar tiga2nya, yaitu “Koleksi Kasus Sherlock Holmes”, “Memoar Sherlock Holmes” dan “Petualangan Sherlock Holmes”. Sebelumnya saya juga sudah mendapatkan “Salam Terakhir Sherlock Holmes”, dan sepertinya masih ada dua lagi terbitan Gramedia yang belum saya dapatkan yaitu “The Memoir of Sherlock Holmes” dan “The Return of Sherlock Holmes”.  



Agak aneh rasanya melihat Gramedia menerbitkan begitu banyak buku Sherlock Holmes namun tidak memilih untuk mengumpulkan-nya dalam satu buku tebal saja serta melengkapi-nya dengan ilustrasi Paget. Khusus tiga buku dengan cover berstyle kembar yang saya beli bahkan terkesan buru buru untuk di terbitkan ulang, karena pemilihan kertas, dan font terkesan kuno dan seakan memanfaatkan momen yang masih hangat mengenai  Sherlock Holmes akibat dua film karya  Guy Ritchie baru baru ini.

Petualangan Sherlock Holmes

1. Skandal di Bohemia.
2. Kasus Identitas.
3. Perkumpulan Orang Berambut Merah.
4. Misteri di Boscombe Valley.
5. Lima Butir Biji Jeruk.
6. Pria Berbibir Miring.
7. Batu Delima Biru.
8. Lilitan Bintik Bintik.
9. Ibu Jari Insinyur.
10. Bangsawan Muda.
11. Tiara Bertatahkan Permata Hijau.
12. Petualangan di Cooper Beeches.

Koleksi Kasus Sherlock Holmes

1. Kasus Klien Penting.
2. Kasus Prajurit Berwajah Pucat.
3. Kasus Batu Mazarin.
4. Petualangan Rumah Beratap Tiga.
5. Petualangan Vampir Sussex.
6. Petualangan Tiga Garrideb.
7. Kasus Jembatan Thor.
8. Petualangan Professor yang Gemar Merangkak.
9. Misteri Surai Singa.
10. Misteri Penyewa Kamar yang Berkerudung.
11. Misteri di Gudang Tua Shoscombe.
12. Petualangan Mantan Pengusaha Cat.

Memoar Sherlock Holmes

1. Kuda Pacuan Silver Blaze.
2. Wajah Kuning yang Mengerikan.
3. Pegawai Kantor Bursa.
4. Ritual Keluarga Musgrave.
5. Tuan Tanah di Reigate.
6. Si Bungkuk.
7. Pasien Rawat Inap.
8. Penerjemah Bahasa Yunani.
9. Dokumen Angkatan Laut.
10. Kisah Penutup.


Saat masih kecil saya sendiri merupakan penggemar berat karya Sir Arthur Conan Doyle ini (melebihi minat saya pada Agatha Christie yang pemecahan masalahnya terkesan bertele tele) , dan bahkan sempat terobsesi menjadi detektif. Beberapa cerita yang sangat berkesan bagi saya adalah “Lima Butir Biji Jeruk”, yang berkisah tentang kematian Paman dan Ayah seorang pemuda sesaat setelah menerima amplop dengan lima butir biji jeruk kering. Karena akhirnya menerima juga amplop dengan lima biji jeruk kering Si Pemuda lantas segera mengontak Holmes untuk meminta pertolongan, namun sayang-nya Pemuda tersebut keburu tewas secara misterius, dan dalam kisah ini metode deduktif Holmes diuji untuk memecahkan kasus ini. Selain kasus diatas, yang juga menarik adalah kasus “Ibu Jari Sang Insinyur”, “Pria Berbibir Sumbing”, “Surai Singa”, dll.

Sayang sekali ketiga buku ini tidak memuat salah cerita terbaik petualangan Sherlock Holmes yaitu "Hound of Baskerville" yang mana merupakan salah satu petualangan Sherlock Holmes dengan cerita terpanjang yang pernah dibuat oleh Conan Doyle.

No comments: