Wednesday, June 06, 2007

Jazz vs Rock dikotomi atau kolaborasi ?

gw suka banget jazz, dan mungkin gak banyak yang tau kalau sebagian dr legenda rock juga adalah penikmat musik jazz, seperti eddie van halen, alex lifeson, alex scolnick, bill bruford, billy sheehan sementara dilain pihak sebagian tokoh jazz justru sangat ngerock seperti john mc laughlin, scott henderson, frank gambale, chick corea dll. dan jangan mengira kalau jazz itu asing dengan kita, bagi penggemar film kartun tom and jerry mungkin musik jazz sudah gal asing, juga bagi yang sering mengamati iklan tv, suara louis armstrong rasanya sudah cukup familier dengan "what a wonderful world"-nya.


so jangan pernah coba2 bikin kedua musik ini jd musuh (baca dikotomi) karena selama kuncinya adalah improvisasi maka yang ada hanyalah kenikmatan, kenapa bisa begitu ?, yah karena kedua musik ini boleh dibilang rajanya improvisasi (selain blues), gak ada tuh slow rock tanpa improvisasi solo yang memikat, demikian juga jazz, penguasaan instrumen menjadi sangat penting.


alex scolnick atau bill bruford justru menyeberang lebih jauh mereka juga bikin album jazz, seperti scolnick dalam "attention deficit" bareng michael manning atau bruford dalam solo2nya.., atau bagaimana metal dan jazz menyatu dalam "sceptic universe"-nya spiral architect juga billy sheehan dengan niacin-nya. juga jangan lupakan kolaborasi dalam "image and words"-nya dream theater dengan pentolan spirogyra.

so berikut ini jembatan ke jazz bagi rock fans (khusus dibaca bagi yang memang "open mind", jangan dilanjutkan kalau dari awal memang sudah gak suka jazz).

penggemar glam rock bisa menikmati norah jones, michael frank,diana krall, sarah vaughan dll ,
penggemar instrumentalis seperti joe satriani atau steve vai bisa menikmati al di meola, pat metheny, acoustic alchemy (duet nick webb dan greg carmichael) , scott henderson, atau russ freeman (the rippingtons) dll
penggemar progrock bisa menikmati weather report, yellow jacket, al jarreau, chick corea dll
penggemar heavy metal bisa menikmati uzeb, frank gambale dll
penggemar slow rock menye2 bisa menikmati dave koz, kenny g dll.
penggemar classic rock bisa menikmati louis armstrong, thelonius monk dll

terakhir jangan lupa seperti kata seurieus "daripada musik metal lebih baik musik jazz" ke ke kek...

Husni I. Pohan
np killswitch engage "this is absolution" taken from "as daylight dies"

2 comments:

Anonymous said...

Satu lagi ketinggalan, CAB. Saya suka band ini karena ada MacAlpine di sana.

Kalau untuk yg pure jazz atau kental sekali nuansa jazz-nya, model Armstrong, Jarreau, atau Chick Correa terus terang gak kuat saya kalau dengar terlalu lama, pusing :D

Untuk jazzy rock/metal saya suka McLaughlin (dengan Mahavishnu Orchestra-nya), dan beberapa band technical metal, Spiral Architect, Spazztic Ink.

PS:
Nice blog, bookmarked ;-)

Husni I. Pohan said...

wah komentar-nya mantafff mas.., spiral architect emang mooi.., chick corea cobain yang electric band atau return to forever mas..