Friday, July 19, 2019

Bukit Moko / Puncak Bintang



Destinasi murah meriah berikutnya adalah Bukit Moko alias Puncak Bintang, bagaimana cara menuju kesana ?, buat yang sudah pernah ke Saung Angklung Mang Udjo tinggal telusuri saja jalan di depannya dan terus menanjak sampai ke lokasi. Hanya saja sebaiknya rute ini adalah untuk driver yang sudah berpengalaman, maklum selain kerap menanjak curam, jalurnya sempit dan jurang menganga siap menerkam anda. Jika anda menyetir sendiri jangan kehilangan fokus hanya gara-gara pemandangan.  Saran saya sih lebih baik pakai motor, syukur2 menggunakan “ojek” yang memang sudah hapal jalanan di sekitar lokasi.



Idealnya lokasi ini dikunjungi saat malam, karena pemandangan Bandung dari ketinggian kurang lebih 1500 MDPL diwaktu malamnya konon cukup memesona. Pemandangan ini akan lebih eksotis saat kabut tiba. Namun karena kondisi jalan yang berbahaya dan penerangan yang tidak cukup, saya memutuskan kembali sebelum malam.  Apakah hanya pemandangan malam yang menarik ? tidak juga sih, hutan pinus nya cukup  menarik untuk dinikmati, sehingga kadang dijuluki layaknya Nami Island versi Bandung.






Sedihnya toilet yang berada persis dekat loket, tidak bisa dipakai, sedangkan mushalla tidak ada air, duh bagaimana wisata Bandung dan sekitarnya mau maju, kalau hal-hal paling mendasar begini belum dikelola dengan baik. Lokasi makanan di area parkir juga tidak bisa begitu saja menerima pengunjung yang memerlukan toilet, melainkan harus ditukar voucher makanan, alias terpaksa menikmati makanan di sini.

Kenapa dinamakan Bukit Bintang ?, sepertinya sih karena memang ada monumen berbentuk bintang di puncak bukitnya, dan dapat terlihat dari jarak yang jauh, karena pantulan cahaya yang diakibatkan bahan monumen yang menggunakan material semacam chrome.

Secara geografi, lokasi yang memerlukan waktu sekitar 30 menit dengan menempuh jarak 9,5 km dari Terminal Cicaheum ini berdekatan dengan Tebing Kraton, persisnya di Kampung Buntis Bongkor, Cimenyan.  Sedangkan harga tiket masuk sekitar IDR 15.000, namun akan ada biaya tambahan jika ingin naik ke Puncak Bintang yakni semacam konstruksi baja untuk menikmati ketinggian.   

Lokasi ini juga memungkinkan untuk mengamati sunset dan sunrise, jika anda tidak ingin kehilangan detik demi detik sunset dan sunrise juga tersedia camping ground. Akhir kata semoga pengelola dapat lebih meningkatkan kenyaman pengunjung di lokasi ini.





 

No comments: